Beranda / Informasi / Potensi Desa
Bukan Sekadar Makam
Sabtu 3 Juni 2017

Ngenden - Makam sebagai tempat persemayaman terakhir manusia saat meninggal dunia memiliki jutaan rupa. Bentuk makam di sebagian wilayah di Indonesia juga merupakan cerminan budaya masyarakat setempat. Apa jadinya jika makam yang umumnya untuk manusia ini tidak berisi manusia?

Berbeda dengan makam Mbah Ende  dan Mbah Sendi yang merupakan makam dari sosok leluhur, makan Kamandowo konon berisi senjata seperti tombak dan keris. Tidak seperti makam pada umumnya yang memiliki panjang kurang dari dua meter, makam ini justru memiliki panjang lebih dari dua meter. Menurut kepercayaan warga, makam yang paling panjang bersisi tombak yang digunakan oleh orang zaman dulu. Senjata dalam kepercayaan orang Jawa sama seperti dengan manusia yang memiliki nyawa dan bisa hidup.

Dari ketujuh makam yang berdiri diatas Tanah Kas Desa, terdapat satu makam yang berada diujung. Makam teresebut adalah satu-satunya makam yang memiliki batu nisan. Sunarno Sang Juru kunci makam mengatakan makam bukan berisi manusia namun berisi senjata dengan ukuran yang lebih kecil seperti keris. Juru kunci makam mengatakan bahwa pernah satu kali senjata tersebut menjelma menjadi ular.

Pria usia lima puluh enam tahun ini menjelaskan bahwa tidak ada ritual khusus yang dilakukan terhadap makam Kamandowo. Masyarakat setempat hanya melaksanakan prosesi sadranan dua kali dalam setahun. “Untuk menghormati ya, kami melakukan prosesi nyadran dua kali. Ya sebagai penghormatan terhadap kepercayaan leluhur.” Ungkap Sunarno

Makam ini cukup sering didatangi oleh kyai dan pemilik kekuatan supranatural untuk berziarah di makam Kamandowo. Hingga kini kebenaran akan senjata yang dimakamkan di Makam Kamandowo, masih menjadi misteri hingga kini. Pejabat Kepala Urusan Pemerintahan ini juga mengatakan belum pernah ada yang membuktikan kebenaran tentang Makam Kamandowo.

Bukit tempat makam tersebut berada memiliki pemandangan yang sangat indah. Dari bukit itu pengunjung dapat melihat hamparan sawah yang menempel di lereng bukit. Pemandangan alam yang indah, serta keberadaan wisata spiritual, seharusnya mampu mendorong Desa Ngenden menjadi desa wisata yang menarik untuk dikunjungi.

Potensi Desa Lainnya
Bukan Rezeki Paruh Waktu
Sabtu 3 Juni 2017
Jamur Pilihan Usaha Mudah
Sabtu 3 Juni 2017
Jejak Langkah Pendahulu
Sabtu 3 Juni 2017